Posted on 9 April 2008 by Budiman
Hidup zuhud atau asketik tidak mesti disamakan dengan penyangkalan terhadap kenikmatan hidup duniawi. Walaupun kadangkala kita seringkali mendengar kehidupan kebiaraan atau kepertapaan sebagai prototipe yang ditampilkan untuk menggambarkan kehidupan orang-orang yang zuhud. Substansi dari zuhud bukanlah menyangkal kenikmatan duniawi, tetapi lebih memilih atau mengalihkan dirinya kepada satu aktivitas yang diyakini memiliki nilai keutamaan lebih.
Berdasarkan pengertian [...]
Filed under: Artikel | Tagged: agus salim, asketisme, zuhud | Leave a Comment »
Posted on 9 April 2008 by Budiman
Apa yang muncul pertama kali dalam ingatan kita ketika kata proklamasi kemerdekaan Indonesia disebut ? Barangkali mayoritas akan mengatakan Soekarno-Hatta. Kenapa dua tokoh ini begitu identik dengan proklamasi kemerdekaan ? Karena dari sejarah kita diajarkan bahwa kedua tokoh inilah yang berperan penting. Apakah kemudian kemerdekaan Indonesia semata-mata hanya sejarah terkait dengan tokoh-tokoh politik ini ? [...]
Filed under: Artikel, Wacana Peradaban | Tagged: peradaban, tarbiyah, perang salib, misteri kekalahan umat islam, bunuh diri sosial, al quds, pendidikan | Leave a Comment »
Posted on 9 April 2008 by Budiman
Bennabi menjelaskan ada dua jenis masyarakat, masyarakat natural(masyarakat primitive) yang tidak mengalami perubahan karakteristik kepribadian; dan masyarakat historis yang mentrasformasi dirinya dalam proses evolutif. Masyarakat natural merupakan masyarakat statis sedangkan masyarakat historis merupakan masyarakat yang dinamis. Masyarakat historis muncul bisa melalui dua jalan, melalui pembentukan elemen-elemen baru atau terbentuk melalui elemen yang ditinggalkan masyarakat sebelumnya [...]
Filed under: Artikel, Wacana Peradaban | Tagged: bennabi, jaringan sosial, malik bennabi, peradaban | Leave a Comment »
Posted on 9 April 2008 by Budiman
Malik Bennabi merupakan salah satu pemikir sosial yang dimiliki dunia Islam di abad modern ini. Pemikirannya menyambung pemikiran Ibn Khaldun beberapa abad lampau.
Buku-buku yang ditulisnya kemudian diberi tajuk Problem Peradaban (Musykilat al Hadharah). Problem peradaban inilah yang menjadi inti pemikiran sosialnya.
Malik bin Nabi mendefinisikan peradaban sebagai objektifikasi dari kehendak dan kuasa masyarakat manusia dalam konteks [...]
Filed under: Artikel, Wacana Peradaban | Tagged: bennabi, peradaban | Leave a Comment »
Posted on 9 April 2008 by Budiman
Apakah ada basis rasional bagi keyakinan keagamaan di tengah derasnya arus sekularisasi dunia modern ini ? Di tengah serbuan pemikiran sekularisme dan skeptisisme yang memposisikan agama tak lebih sebagai fenomena sosial, atau lebih parah sebagai konstruksi manusia belaka; apakah keyakinan keagamaan memiliki basis rasional bagi eksistensinya ? Dalam skema skeptisme Cartesian sebagai mode pemikiran modern, [...]
Filed under: Artikel, Wacana Peradaban | Tagged: malik bennabi, peradaban | Leave a Comment »