Posted on 31 October 2008 by Budiman
Ketika kita membaca buku yang dikarang oleh seorang pengarang, Yusuf Qaradawi misalnya, biasanya kita tidak mencukupkan diri hanya sekedar membaca satu buku yang dikarangnya. Biasanya kita tertarik kembali untuk membaca buku-buku karangannnya yang lain. Buku-buku karangan tokoh itu kemudian membentuk semacam jaringan. Jaringan pengetahuan. Jaringan itu disatukan oleh konsep-konsep kunci yang muncul (digunakan kembali) di [...]
Filed under: Bibliophilie | Tagged: cara membaca buku, cinta membaca, konsep kunci, membaca buku, strategi membaca buku | Leave a Comment »
Posted on 31 October 2008 by Budiman
Suatu hari seorang anak menangis keras dan minta gendong. Ketika ditanya kenapa ? Takut sama kecoa, jawabnya. Sampai hari ini dia masih takut kalau ketemu kecoa. Masih perlu waktu untuk menanamkan kembali sikap yang tepat ketika bertemu kecoa. Pertanyaannya, kenapa dia bisa takut pada kecoa ? Ternyata di keluarganya ada yang takut pada kecoa juga. [...]
Filed under: Lintasan Pikiran | Tagged: belajar, Ibnu Qayyim, ketakutan, ketidakberdayaan | Leave a Comment »
Posted on 30 October 2008 by Budiman
Ilmu, pencarian ilmu, penyebaran ilmu memiliki akar yang kuat dalam ajaran Islam. Begitu banyak ayat dan hadist dapat dikutip untuk menerangkan hal ini. Pakar Ilmu Al Quran mengatakan pengulangan-pengulangan konsep-konsep kunci tertentu dalam Al Quran merupakan satu indikasi terhadap penekanannya atau makna penting konsep tersebut, konsep ‘ilm merupakan salah satu konsep yang banyak sekali disebutkan. [...]
Filed under: Artikel, Bibliophilie | Tagged: budaya ilmu, ilmu, kejayaan islam, peradaban buku, peradaban islam | Leave a Comment »
Posted on 30 October 2008 by Budiman
Buku itu ibarat teman dialog, bahkan Descartes (yang disebut-sebut sebagai bapak filsafat modern) mengatakan membaca buku itu sama halnya dengan berdialog dengan pemikir-pemikir dari masa kini dan lampau (lihat bukunya : Risalah Tentang Metode). Salah satu kenikmatan hidup adalah nikmat pengetahuan, kenikmatan berjumpa dengan pikiran-pikiran besar yang memberi pencerahan dalam diri kita; bahkan salah satu [...]
Filed under: Artikel, Bibliophilie | Tagged: abbas mahmud al aqqad, abu bakar, jenius islam, kepribadian umar, kunci kepribadian, seri abqariyah | Leave a Comment »
Posted on 29 October 2008 by Budiman
Ketika Soviet runtuh di awal tahun sembilan puluhan, para pemikir ramai berusaha men-candra masa depan dunia selanjutnya. Muncullah narasi-narasi baru masa depan dunia. Ada narasi yang menegaskan bahwa ini adalah akhir sejarah, selanjutnya sejarah hanya milik demokrasi-liberal-kapitalis Barat. Tetapi ada satu narasi yang menjadi perbincangan orang, sampai hari ini, narasinya Samuel Huntington. Narasi tentang benturan [...]
Filed under: Wacana Peradaban | Tagged: ghazwul fikri, invasi pemikiran, konflik peradaban, peradaban, perang pemikiran, perang peradaban | 1 Comment »
Posted on 24 October 2008 by Budiman
Pernah satu kali Eep Saefullah Fatah mengkritik pendekatan William Liddle dalam memahami permasalahan politik Indonesia yang berkembang sebagai pendekatan yang Soeharto Deterministik. Semuanya bergantung pada Soeharto, semua peristiwa politik (era orde baru) bisa dipulangkan pokoknya pada Soeharto. Tentu saja Liddle kemudian menanggapi kritikan Eep tersebut.
Pernah membaca buku Yahudi Menggenggam Dunia, karangan William G. Carr, yang [...]
Filed under: Wacana Peradaban | Tagged: muhammad quthb, rahasia kecerdasan yahudi, yahudi deterministik, yahudi menggenggam dunia | Leave a Comment »
Posted on 23 October 2008 by Budiman
Amerika akan runtuh dalam waktu dekat ! Barat akan hancur tidak lama lagi ! Barat menjelang ajal !
Pernah dengar atau membaca pernyataan-pernyataan seperti itu ? Apakah peradaban barat (dengan reprensentasi Amerika, Eropa, Australia) tengah mengalami keruntuhan ? Tidak mudah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan afirmatif. Perlu perenungan dalam-dalam untuk memahami substansi permasalahannya. Banyak pakar yang [...]
Filed under: Wacana Peradaban | Tagged: keruntuhan amerika, keruntuhan barat, keruntuhan peradaban, narasi keruntuhan, peradaban | Leave a Comment »