Posted on 3 December 2008 by Budiman
Mendefinisikan cinta memang bukan perkara mudah. Mungkin, makna cinta hanya dapat dipahami oleh mereka yang merasakannya. Seperti yang diungkapkan Sayyid Qutb ketika menggambarkan nikmatnya hidup di bawah naungan Al Quran,” Laa ya’rifuha illa man dzaqaha”(Tak kan mengerti mereka, kecuali yang merasakannya). Berbicara mengenai cinta, tentu saja saya tidak memiliki pengalaman sehebat mereka yang telah menikah, [...]
Filed under: Cinta | Tagged: cinta, cinta dan jatuh cinta, jatuh cinta | 4 Comments »
Posted on 21 November 2008 by Budiman
Ahad lalu adik saya menikah. Keluarga pihak perempuan meminta Dr. Quraish Shihab untuk menyampaikan nasihat perkawinan. Nasihatnya berkesan. Sekitar lima belas menit ia menyampaikan nasihat-nasihatnya. Berikut adalah refleksi dari apa yang beliau sampaikan pada waktu itu (seingat penulis). Karena ada juga gangguan-gangguan kecil saat mendengarkan ceramah beliau (Marwa merengek-rengek terus minta es-krim), di sini saya [...]
Filed under: Cinta | Tagged: cinta, filosofi nikah, filosofi pernikahan | Leave a Comment »
Posted on 17 September 2008 by Budiman
Menurut satu keterangan, membaca [qaraa] dalam bahasa arab diartikan sebagai menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti, mengetahui ciri-cirinya dan sebagainya, yang kesemuanya dapat dikembalikan kepada hakikat “menghimpun” yang merupakan arti akar kata tersebut [Q. Shihab : Membumikan Al Quran].
Kalau aktivitas membaca merupakan aktivitas menghimpun, kemudian apa yang dihimpun ? Pengetahuan. Tentu saja orang membaca ingin memperoleh pengetahuan. [...]
Filed under: Pengembangan Diri | Tagged: cinta membaca, makna, membaca, pengetahuan | 3 Comments »
Posted on 12 September 2008 by Budiman
Suatu malam, menjelang tidur, tiba-tiba istri mendekati saya. “Saya ingin ngobrol dulu”, katanya. “Saya lelah ! Apa topiknya ?”, tanya saya. “Mau ngobrol aja.” Tidak ada topik. Tidak ada tema. Sekedar bicara. Jawaban saya ini jawaban tipikal Mars-ian, kalau mengikuti buku Men Are From Mars, Women Are From Venus. Jawaban yang bisa merusak komunikasi.
Pernah [...]
Filed under: Cinta | Tagged: cinta, do'a, ketrampilan komunikasi, komunikasi, mendengar, seni berdo'a, seni mendengar | Leave a Comment »
Posted on 28 August 2008 by Budiman
Tadi malam saya mengantarkan ibu ke UGD RS. Pelni, karena sakit mendadak dengan kondisi lemas. Selang beberapa waktu perawat menangani ibu, datang satu pasien lagi dalam kondisi mulut berbusa kemudian muntah-muntah dengan suara yang keras sekali. Beberapa kali suara keras itu terdengar. Bertanyalah seorang perawat, kenapa ? Minum baygon jawab pengantar pasien. Eh bukan minum [...]
Filed under: Cinta | Tagged: benci, cinta, jatuh cinta, marah | 2 Comments »
Posted on 19 August 2008 by Budiman
Jangan berkumpul dengan teman di darat.
Di sana melodi kehidupan berjalan lambat.
Terjunlah ke tengah samudera, lawanlah ombak dan gelombang.
Keabadian adalah kemenangan dalam perjuangan.
……………..
Berapa lama lagi kau akan tetap menggelepar menggelantung di sayap orang ?
Kembangkan sayapmu sendiri dan terbanglah lepas.
Sambil menghirup udara bebas di taman luas.
……………..
Adalah dosa memungut makanan dari tanah;
Bagi bangsa kita,
Tuhan telah membentangkan ruang seluas [...]
Filed under: Pengembangan Diri | Tagged: Ego, Ego Kreatif, Gelisah, Iqbal, Kreatif, Mohammad Iqbal, puisi, Syair | Leave a Comment »
Posted on 15 August 2008 by Budiman
[1]
Ini punya Marwa.
Ini boneka Marwa.
Ini abinya Marwa.
Ini uminya Marwa.
Marwa tidak suka.
[2]
Bolehkah aku tahu.
Ini abinya aku.
Ini boneka aku.
Aku tidak suka.
Aku tidak mau.
Apa yang berbeda pada kutipan kata-kata di atas ? Kutipan pada [2] adalah ungkapan-ungkapan yang banyak dikatakan Marwa [2 tahun 11 bulan] beberapa hari lalu. Kutipan [1] adalah ungkapan-ungkapan sebelumnya. Tentu saja saat ini, ungkapan-ungkapan [...]
Filed under: Pengembangan Diri | Tagged: 17 Agustus 2008, aku, aku berpikir maka aku ada, bebas, hari kemerdekaan, manifesto kemerdekaan, merdeka | 2 Comments »