Posted on 1 September 2009 by Budiman
Menarik untuk memahami bagaimana pandangan dua tokoh yang sempat berpolemik ini terhadap Al Banna. Qutb mengeluarkan tulisan mengenai Al Banna pada tahun 50-an. Sedangkan Bennabi mengeluarkan tulisannya pada tahun 1949, walaupun diterbitkan baru pada tahun 1954.
Sang Jenius Pembangun
Sayyid Qutb menggambarkan Al Banna sebagai seorang jenius pembangun. Bagi Qutb dalam sejarahnya Islam banyak mengenal juru dakwah. [...]
Filed under: Bibliophilie, Ikhwanul Muslimin | Tagged: bennabi, Bennabi Tentang Al Banna, hasan al banna, qutb, Sayyid Qutb Tentanga Al Banna | Leave a Comment »
Posted on 1 September 2009 by Budiman
Sejarah Ikhwan sendiri tentu saja sudah menjadi bagian dari sejarah Mesir modern. Tentu saja sebagai sebuah subjek sejarah atau sosiologi, Ikhwanul Muslimun menarik beberapa kalangan di luar Ikhwan untuk menelitinya. Setidaknya ada dua karya rujukan yang sering dikutip orang ketika menulis mengenai Ikhwan. Karya Ishak Musa Al Husaini, The Moslem Brethren (edisi arab terbit 1952, [...]
Filed under: Bibliophilie, Ikhwanul Muslimin | Tagged: hasan al banna, ikhwanul muslimin, Ikhwanul Muslimun, Penelitian Ikhwanul Muslimin | Leave a Comment »
Posted on 26 August 2009 by Budiman
Pemikiran Hasan Al Banna menjadi paradigma yang memola sikap organisasi yang didirikannya (Al Ikhwan Al Muslimun) dalam menyikapi problem dan tantangan yang dihadapinya. Banyak pemikir Ikhwan yang lain, tetapi pemikiran sang pembina awal tetap menjadi rujukan penting bagi organisasinya. Sayyid Qutb adalah pemikir besar Ikhwan, pemikirannya meng-kaya-kan Ikhwan dengan ragam pemikiran yang penuh nuansa. Tetapi [...]
Filed under: Bibliophilie, Ikhwanul Muslimin | Tagged: hasan al banna, Rahmat Abdullah, risalah pergerakan | Leave a Comment »
Posted on 25 August 2009 by Budiman
Judul di atas adalah judul salah satu buku Abdul Qadir Audah yang cukup terkenal, Al Islam Baina Jahli Abnaih Wa ‘Ajzi ‘Ulamaih. Audah mendekati problem yang dihadapi umat Islam saat ini dari perspektif hukum, sesuai dengan latar belakang spesialisasi keilmuan dan profesinya sebagai hakim. Bagi Audah kontradiksi yang dihadapi umat Islam saat ini terkait dengan [...]
Filed under: Bibliophilie, Ikhwanul Muslimin | Tagged: Abdul Qadir Audah, Audah | Leave a Comment »
Posted on 30 June 2009 by Budiman
Satu waktu dipermulaan abad dua puluh seorang ulama dari Borneo, Muhammad Basyuni ‘Imran [dalam edisi Inggris, Muhammad Bisyooni 'Umran] berkirim surat kepada Rasyid Ridha yang memintanya untuk meneruskan dua buah pertanyaan agar dijawab oleh sang pangeran kefasihan (prince of eloquence) Amir Syakib Arsalan. Pertanyaan pertama, mengapa kaum muslimin mengalami kelemahan dan kemunduran yang merata di [...]
Filed under: Bibliophilie, Wacana | Tagged: Amir Syakib Arsalan, Mengapa Kaum Muslim Mundur, Mengapa Umat Islam Mundur, Shakib Arsalan, Syakib Arsalan | Leave a Comment »
Posted on 19 May 2009 by Budiman
Faktor Motivasi/Dorongan Keagamaan Dalam Perubahan Sosial
Malik Badri melakukan studi kasus mengenai prestasi pemantangan terhadap alkohol pada masa Nabi. Ketika itu diriwayatkan khamr mengalir di Madinah. Prestasi ini adalah prestasi besar yang efeknya terasa sampai sekarang. Khamr secara syar’i adalah haram, tetapi lebih dari itu efek sosial dari keharamannya tetap berpengaruh hingga saat ini, di mana [...]
Filed under: Wacana Peradaban | Tagged: malik badri | Leave a Comment »
Posted on 19 May 2009 by Budiman
Malik Badri dikenal sebagai psikolog yang mempelopori islamisasi psikologi. Bukunya Dilema Psikolog Muslim barangkali sudah menjadi klasik, rujukan awal untuk islamisasi psikologi. Terkait dengan konsep perubahan sosial kita dapat menenukan pemikirannya dalam beberap bukunya. Level perubahan yang akan dibahas berikut adalah perubahan pada level individu dan perubahan pada level sosial. Perubahan pada level individu ini [...]
Filed under: Wacana Peradaban | Tagged: islam dan alkoholisme, malik badri, psikologi perubahan | Leave a Comment »