Refleksi Kebangkitan Nasional

Tema yang bergaung beberapa waktu lalu adalah seratus tahun kebangkitan nasional. Bicara masalah kebangkitan jadi teringat dengan bukunya Malik Bennabi (bin Nabi), Menuju Dunia Baru Islam [terjemahan dari Syuruth An Nahdhah [ini juga terjemahan dari Les Conditions de la Renaissance] dan Musykilat al Afkar]. Narasi kebangkitan terkait dengan narasi mengenai keterpurukan atau kejatuhan sosial yang dialami oleh sebuah bangsa. Apa substansi kejatuhan yang dialami oleh ummat ? Problem apa yang dimiliki oleh ummat sehingga ummat tidak lagi bisa berperan dalam arus sejarah ?

Bennabi menegaskan bahwa muara permasalahan yang diderita umat adalah problem peradaban. Umat kehilangan peradabannya. Keyakinan umat terhadap agamanya [Islam] tidaklah luntur. Tetapi keyakinan itu tidak lagi menjadi efektif sebagai entitas sosial. Masalahnya adalah hilangnya peradaban yang mengalirkan darah kehidupan sosial kepada manusia-manusianya dan menggerakkannya untuk menggapai tugas-tugas sejarahnya.

Modalitas peradaban tetap dimiliki oleh umat ini. Modalitas yang juga diberikan oleh Allah kepada seluruh bangsa. Modalitas manusia, tanah dan waktu. Allah juga memberikan kepada umat ini katalisator yang dapat merangkai ketiga modalitas tadi menjadi peradaban, keyakinan keagamaan [Islam]. Sehingga secara modal tidak ada yang hilang dari umat ini.

Tugas yang diperlukan adalah mensintesiskan tiga modalitas peradaban tadi, manusia + tanah + waktu, menjadi peradaban, melalui katalisatornya [Islam]. Titik awal proses itu adalah manusia. Tanah dan waktu adalah modal tetap yang menunggu tangan yang merubahnya. Konsep yang ditawarkan Bennabi untuk mendidik manusia peradaban adalah konsep orientasi [ taujih]; membangun kembali orientasi manusia muslim terhadap budayanya, kepemimpinan dan modal. Orientasi budaya dilakukan melalui orientasi terhadap etika, keindahan [estetika], teknik dan logika pragmatik.

Beberapa waktu lalu ketemu web yang menyediakan buku-buku Bennabi dalam bahasa arab [sayang masih belum bisa membacanya secara langsung karena keterbatasan bahasa]. http://www.hoggar.org.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s