Membaca Kembali Bennabi

Empat hari ini minat untuk membaca tulisannya Bennabi kembali muncul. Stimulasinya mungkin berasal dari ditemukannya site yang menyediakan beberapa buku Bennabi dalam bahasa Arab (www.hoggar.org). Sebetulnya minat terhadap pemikiran Bennabi berawal dari membaca tulisannya Anis Matta mengenai rekonstruksi peradaban Islam di majalah Waqfah dulu, sekitar tahun 1997[kalau tidak salah]. Di tulisannya itu pak Anis membicarakan bagian-bagian pembangun peradaban Manusia, Tanah dan Waktu serta peran Islam. Walaupun tidak disinggung secara langsung sumber pemikirannya, pengaruh ide ini dari Bennabi terlihat jelas di sini. Dalam catatan kaki tulisan itu beberapa referensi disebutkan, barangkali nama Bennabi juga tercatat [nanti perlu dicek lagi nih]. Akhir tahun 1997 di toko loak sekitar Wali Songo, ketemua Fenomena al Qur’an, terjemahan Zhahirah Quraniyah [BTW, buku ini hilang di mesjid UI waktu dipinjam sama Hodeifa; beberapa waktu lalu pergi ke loakan yang sama buku itu ketemu lagi]. Beberapa waktu kemudian sekitar tahun 1999 ketemu buku Membangun Dunia Baru Islam, terjemahan dari dua buku Bennabi, Syuruth An Nahdhah dan Musykilat Al Afkar, yang diterbitkan oleh Mizan.

Minat terhadap pemikiran Bennabi ini kemudian saya tuangkan dalam sebuah tulisan yang kemudian dikirimkan via email teman [Yudhi Aditya, Fasilkom 1998] ke majalah Tarbawi. Tulisan itu mencoba menganalisis problem-problem aktual dakwah kampus dengan menggunakan konsep-konsepnya Malik Bennabi, terutama konsep mengenai logika aktualitas dalam Musykilat al Afkar, dan beberapa konsep yang ada di Fenomea Al Qur’an. Judul tulisan itu pada awalnya adalah Benturan Antar Ide (atau Gagasan), yang kemudian dirubah oleh editor Tarbawi [tahun 2000] dengan Bursa Ide dan Benturannya.

Sekitar tahun 2003 di Islamic Book Fair bertemu dengan Fenomena Qur’an terjemahan dari edisi bahasa Inggris, terbitan Marja’. Sebelumnya sebuah buku Bennabi, Sosiolog Muslim Masa Kini terjemahan Bennabi and Theory of Civilization juga diterbitkan oleh Pustaka.

Sewaktu kerja di Jatis dulu sempat dikirim ke Malaysia. Di sana beberapa terjemahan bahasa Inggris dari bukunya Malik Bennabi tersedia. Yang sempat dibeli cuma beberapa. The Qur’anic Phenomena [Terjemahan dari edisi bahasa Prancis buku aslinya dan memanfaatkan Zhahirah Quraniyah untuk komparasi] , The Question of Idea in The Muslim World [Terjemahan Musykilat al Afkar], On The Origin of Human Society [Terjemahan Milad al Mujtama’], serta buku A Muslim Theory of Human Society tulisan Mohammad El-Tahir El-Messawi yang merupakan studi mengenai pemikiran Bennabi.

Apa yang menarik dari Bennabi ? Yang pertama adalah pilihan tema yang dia bahas. Tema problem peradaban [musykilat al hadharah] adalah tema yang relevan dengan pokok permasalahan yang dihadapi oleh ummat. Jika awal abad kedua puluh dijadikan ukuran kebangkitan ummat Islam, sampai sekarang problematika yang dihadapi oleh ummat belum terpecahkan secara total. Peradaban yang dicita-citakan belum terwujud. Yang kedua posisinya sebagai sosiolog muslim atau mungkin tepatnya sebagai filosof sosial yang jarang ditemukan. Kalau ada banyak orang berpengaruh di dunia Islam banyak mereka yang bukan sebagai filosof sosial tetapi banyak yang merupakah fuqaha’ misal Yusuf Qaradawi. Posisi sebagai sosiolog atau filosof sosial ini menjembatani keterputusan sejarah dengan sosiolog Islam masa silam, Ibn Khaldun misalnya. Yang ketiga konsep dan pemikiran yang dilontarkannya; perhatikanlah istilah-istilah ini kelayakan untuk dijajah (colonializability), manusia pasca al mohad, manusia fitrah, peradaban = manusia+tanah+waktu. Konsep-konsep analitis yang dia tawarkan menarik untuk dipahami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s