Membaca The Secret Dengan Kritis

The Secret. Sampai sekarang buku ini masih menjadi best-seller. Di beberapa toko buku besar, Gramedia dan TGA, buku ini masih dipajang sebagai buku laris. Terakhir setahu saya sudah cetakan ke-5 , itu empat bulan lalu. Bahkan untuk mengkatrol penjualan buku-buku lain (biasanya buku terbitan Gramedia) atau buku-buku lama yang naik cetakan baru, di tambahkan tag “Guru The Secret” pada halaman sampulnya. Karena penulisnya adalah mereka yang menjadi referensi dalam The Secret.

Tesis utama dari The Secret adalah mengenai the attraction law, hukum tarik-menarik. Bahwa dunia ini diatur oleh hukum tarik-menarik. Hukum tarik-menarik adalah universal. Point utamanya adalah pikiran kita menarik ide yang dipikirkan itu untuk mewujud dalam kenyataan. Atau bisa disederhanakan apa yang kita pikirkan pada dasarnya sudah mewujud dalam realitas, tinggal ditarik saja.

Untuk menggunakan The Law of Attraction ini The Secret memberikan tiga cara :
1. Minta. Mintalah kepada semesta.
2. Yakin. Percayalah bahwa anda sudah memilikinya di dunia yang tak terlihat. Semesta akan membuatkannya untuk anda.
3. Terima. Feel good. Merasa baik. Dengan merasa baik anda menyetel frekuensi yang tepat untuk menerima.

Berikut adalah tinjaun pribadi yang bisa diberikan untuk The Secret.

  1. Asumsi yang mendasari hukum tarik-menarik ini adalah alam semesta sudah menyediakan segala-galanya, tinggal kita menariknya melalui pikiran kita. Semesta akan membawakan apa yang kita pikirkan. Jadi yang maha kuasa adalah alam semesta (universe). Cita rasa tauhid kita susah untuk menerima klaim ini. Karena dalam tauhid kita, realitas tertinggi [yang maha] adalah Allah. Klaim mengenai semesta (alam, nature) sebagai realitas tertinggi mengasumsikan Tuhan tidaklah ada atau jika tidak sampai di situ barangkali klaimnya berlandaskan agnotisme (keraguan terhadap Tuhan — “ada silahkan tidak ada ya sudah”), atau juga mungkin panteisme (tidak ada realitas selain lain selain Tuhan dalam semesta ini, jadi semesta raya inilah Tuhan). Tauhid membedakan secara tegas antara khaliq dan makhluq. Pencipta dan ciptaan.
  2. Cita rasa tauhid kita juga menolak untuk meminta kepada semesta. Kenapa karena dalam keyakinan tauhid kita, doa adalah ibadah. Ibadah tidak bisa dipersembahkan kepada selain Allah. Sehingga permintaan (doa) kepada alam semesta adalah syirik.
  3. Memasrahkan total dengan penuh keyakinan, dengan penuh ketenangan atau bertawakkal kepada alam semesta juga bertentangan dengan tauhid kita.
  4. Harus dibedakan antara pikiran dan kenyataan. Pikiran bukanlah kenyataan fisik. Munculnya pikiran tidak berarti wujudnya realitas fisik. Pikiran saya untuk minum tidak sama dengan adanya kenyataan air minum yang ada.
  5. Membedakan pikiran dan kenyataan tidak berarti menolak adanya manfaat dari berpikir positif. Berpikir positif bisa mempengaruhi kondisi psikologis seseorang.
  6. Walaupun banyak mengutip ilmuwan, ilmuwan fisika kuantum terutama, klaim mengenai hukum tarik-menarik versi The Secret bukan merupakan klaim ilmiah. Dalam buku simple.ology disebutkan klaim seperti ini hanyalah sebagai pseudo-sains (sains semu). Klaim The Secret, lebih tepat disebut sebagai klaim keyakinan. Masalah keyakinan domainnya adalah domain aqidah.
  7. Para tokoh yang diungkap The Secret atau yang menjadi guru The Secret, tidak diingkari adalah orang kaya, orang sukses atau orang yang berhasil. Tetapi kita tidak bisa memastikan kesuksesan mereka terkait dengan keyakinan atau aqidah ala Teh Secret. Allah Maha Pemurah kepada sekalian hambanya, baik yang ingkar atau yang beriman. Kebiasaan-kebiasaan sukses juga berlaku umum. Jadi kebiasaan-kebiasaan sukses yang mengendalikan kesuksesan seseorang harus dipisahkan dari modus keyakinannya. Walaupun perlu juga dipahami, sebuah keyakinan bisa mengikat kebiasaan-kebiasaan sukses itu menjadi lebih berdaya-guna.

Wallahu A’lam.

[Empat Ramadhan 1429 H]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s