Guizot Tentang Peradaban

Di beberapa tempat, pada bukunya, Bennabi menyembutkan nama Guizot, tanpa mengutip secara langsung dari buku Guizot yang mana. Pemikiran Fukuzawa tentang peradaban juga dipengaruhi oleh Guizot. Pada lampiran bukunya, Encouragement of Learning, salah seorang pengajar sekolah Keio mengutip Guizot untuk menambah bobot argumentatif pembelaannya terhadapa pemikiran Fukuzawa.

Salah satu buku Guizot yang berpengaruh terhadap kedua pemikir di atas adalah General History of Civilization in Europe (aslinya dalam bahasa Prancis), sebuah kumpulan perkuliahannya mengenai sejarah peradaban Eropa. Pada kuliah pertamanya ia membahas peradaban secara umum.

Pokok bahasannya adalah mengenai definisi peradaban. Mempelajari sejarah adalah mempelajari fakta-fakta. Peradaban adalah sebuah fakta. Dari persepektif filsafat sejarah mempelajari sejarah adalah mempelajari keterkaitan antar peristiwa, rantai yang menghubungkan mereka (sebab dan hasil peristiwa). Peradaban sebagai sebuah fakta sejarah adalah fakta umum (general, luas), kompleks dan tersembunyi. Peradaban adalah pasar besar umat manusia, dimana elemen-elemen kesejahteraan mereka ditempatkan.

Apa makna peradaban ? Dengan mendefinisikan secara negatif ide, muatan makna peradaban dapat dikenali. Bahwa perdaban bukanlah lingkungan fisik yang mudah, dimana orang diperlakukan seperti kawanan ternak yang secara fisik membahagiakan, tetapi tanpa aktivitas intelektual dan moral. Peradaban juga bukan sekedar lingkungan fisik yang nyaman dengan derajat tertentu perkembangan gagasan moral, intelektual tetapi dibatasi pada taraf pemikiran tertentu, tidak melebihi; tidak ada mobilitas di dalamnya, penuh dengan penindasan. Hipotesis peradaban selanjutnya menyatakan bahwa setiap orang mempunyai kebebasan, tetapi tidak terkoneksi dengan masyarakatnya, ide individu bebas tetapi terasing dari ranah sosial. Ini juga bukan makna peradaban yang diinginkan.

Bagi Guizot ide utama dari kata peradaban (civilization) adalah gagasan tentang kemajuan (progress), tentang perkembangan (development). Sebuah gagasan tentang manusia dalam arah peningkatan dan perabaikan. Kemudian, apa itu kemajuan (progress) ? Gagasan pertama yang muncul di sini adalah bahwa ini adalah kemajuan masyarakat, peningkatan kondisi sosial, penyempurnaan relasi sosial antar manusia, kesejahteraan sosial dan kekuasaan. Ini adalah aspek luar, organisasi fisik masyarakat. Tetapi batasan ini terlalu dangkal, manusia ada untuk martabat yang lebih tinggi dari ini. Ide lain yang dibawa dalam muatan kata peradaban adalah ide mengenai perkembangan individu, perkembangan pemikiran dan fakultas (kecakapan) manusia. Singkatnya adalah perkembangan manusia itu sendiri. Oleh karena itu ada dua elemen penting yang terkandung dalam fakta peradaban, ini juga merupakan dua kondisi perlu untuk eksistensinya; perkembangan (progress) masyarakat dan perkembangan individu; peningkatan sistem sosial dan perluasan pemikiran dan kecakapan manusia.

Dari definisi di atas dapat dipahami bahwa epik sejarah adalah kisah tentang individu dan kemajuan sosial; sejarah tentang perubahan manusia individual (aspek interior); pemikirannya, sopan-santunya; atau tentang  kondisi eksterior, situasi lingkungannya. Sejarah kristianitas pada seratus tahun pertama adalah sejarah promotor peradaban, karena perubahan yang terjadi pada kondisi interior manusia, pada opini, intelektual dan karakternya. Pada sisi lain, dari sejarah bangsa-bangsa kita juga menemukan perubahan-perubahan yang menimpa aspek eksterior, kondisi luar manusia yang kemudian membentuk krisis dalam sebuah peradaban. Dua aspek ini saling terhubung dan mempengaruhi.

Mana di antara dua aspek, sosial dan individual, tadi yang jadi tujuan dan menjadi sarana ? Guizot hanya menjawab dengan mengutip pendapat bahwa individu lebih memiliki martabat tinggi dibandingkan negara.

Selanjutnya Guizot memberi catatan mengenai sejarah sebuah peradaban. Sejarah sebuah peradaban dapat dipandang dari dua sudut pandang. Sejarawan bisa meninjau meneliti, mendeskripsikan, mencari keterkaitan pada lingkungan, transformasi, dan revolusi yang berlangsung dalam sisi intelektual manusia. Atau dia bisa mengambil arah berbeda, daripada mendeskripsikan perubahan ide, sentiment individu, ia dapat mendeskripsikan lingkungan, peristiwa, revolusi dari kondisi sosial yang ada.

Catatan Rujukan

Biografi Guizot, dia pernah jadi perdana menteri Prancis, dapat dilihat di wikipedia. Beberapa bukunya juga tersedia di gutenberg.org. Karyanya mengenai sejarah peradaban eropa tersedia dalam bentuk elektronik di archive.org

One thought on “Guizot Tentang Peradaban

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s