Bertemu Drucker di Tanah Abang

Benar, jangan artikan saya bertemu langsung dengan orangnya di sana. Drucker sudah meninggal beberapa tahun lalu. Kalaupun ke Indonesia, jika dia masih hidup, belum tentu dia pergi ke Tanah Abang.

Pergi ke Tanah Abang kali ini dalam rangka mengunjungi bursa buku bekas ex-Kwitang yang sebagian sekarang pindah ke JaCC (Jakarta City Center) Tanah Abang, setelah tergusur dari perempatan Kwitang Senen sejak sebulan yang lalu (atau lebih). Informasinya sebagian juga ada di pasar Senen. Di sini yang berdagang bukan cuma bekas pedagang buku bekas Kwitang, ada juga yang dari tempat lain. Masih ada tidak buku yang sepuluh ribuan atau lima ribuan seperti di Kwitang dulu ? Tenang, masih ada.

Jalan-jalan kali ini berbuah juga. Di sini bertemu dengan dua terjemahan bahasa Indonesia buku karangan Drucker. Terjemahan The Effective Executive dan Mengelola Pada Masa-Masa Tidak Menentu (terjemahan Managing in Turbulance Times). Murah, yang pertama, terbitan Elex tahun 1997, cuma lima belas ribu rupiah. Yang kedua, terbitan Erlangga 1989, cuma lima ribu rupiah. Hmmmm !!.

Minat terhadap pemikiran Drucker sebenarnya bermula ketika membaca kutipan kata-katanya di pembuka bukunya Tanri Abeng, Profesi Manajemen. Tidak ada negara yang ditakdirkan miskin, yang ada adalah negara yang salah kelola (salah urus). Setelah itu baru tahu kalau dia adalah tokoh paling otoritatif di era sekarang ini mengenai manajemen. Sebelumnya pernah baca bukunya, kebetulan ini ketemunya juga di loakan, di Tanah Abang Bukit, bukunya berbahasa Inggris The Effective Executive terbitan akhir tahun tujuh puluhan. Tetapi tidak mudeng. Setelah selang beberapa tahun, baru ketika sudah sedikit melek dengan masalah-masalah manajemen di kantor, setelah baca bukunya Tanri Abeng di atas, setelah membaca tulisan Drucker mengenai Mengelola Diri dalam satu buku kompilasi tentang manajemen, serta banyaknya masalah-masalah pribadi yang perlu direnungkan, pemahaman mengenai Drucker menemukan konteksnya. Jadi memang perlu konteks untuk memahami sesuatu. Dalam kata-kata Drucker, yang terpenting bukan masalah menemukan jawaban yang tepat tetapi adalah masalah menemukan pertanyaan yang tepat.

Bursa buku bekas bisa dijadikan alternatif untuk berburu buku-buku terbitan lama. Di Indonesia buku-buku Drucker mengalami momentum pada tahun delapan puluhan. Sehingga mencari buku-buku Drucker yang diterbitkan di Indonesia sekarang jadi sulit. PPM, yang bekerja sama dengan Gramedia, menerbitkan Manajemen :Tugas, Tanggung Jawab dan Praktek [Management: Tasks, Responsibilities, Practices]; buku daras manajemen karya Drucker tahun delapan puluh. Dulu ketika bursa buku kwitang masih ada, tiga jilid buku ini dijual cuma lima ribu rupiah per buku. Versi lebih ringkas buku daras ini, Pengantar Manajemen, juga diterbitkan PPM beberapa waktu kemudian. Erlangga menerbitkan juga beberapa buku Drucker. Yang sempat ditemukan dalam perburuan yang lain adalah buku Mengelola Untuk Mencapai Hasil (Managing for Result), Inovasi dan Kewiraswastaan (Innovation and Entrepreneurship) dan Mengelola Pada Masa-Masa Tidak Menentu di atas. Elex Media Komputindo akhir sembilan puluhan menerbitkan beberapa seri bukunya Drucker. Perlu dicatat juga penerbit Angkasa dari Bandung pernah menerbitkan Masyarakat Pasca Kapitalis-nya Drucker. Ketika berburu buku Drucker saya juga sempat menemukan bukunya dalam bahasa Inggris, Managing for Result dan Innovation and Entrepreneurship yang dijual dengan harga cukup murah, sebulan sebelum puasa tahun ini di Kwitang.

Sekarang ini pemikiran Drucker kembali diterjemahkan, walaupun lewat tangan kedua. Maksudnya lewat telaahan orang lain atau dieditori oleh orang lain. Buku itu bisa berwujud kompilasi karangannya oleh satu penerbit, misalnya Classic Drucker, yang berisi karangannya di Hardvard Business Review. Buku lain, A Class With Drucker, berisi tulisan mengenai pengalaman belajar muridnya. Daily Drucker berisi kutipan-kutipan kata-katanya yang tersebar di berbagai buku atau pembicaraan. Baru-baru ini diterbitkan juga Definitive Drucker, isinya belum tahu persis, kalau dari lihat-lihat sekilas sepertinya membahas mengenai konsep manajemennya. Semua buku mengenai Drucker ini diterbitkan oleh kelompok Gramedia.

Efisien adalah mengerjakan sesuatu dengan benar. Efektif adalah mengerjakan sesuatu yang benar. Ini mungkin inti pemikiran Drucker (selain mengenai konsep pekerja berpengetahuan). Manajemen terkait dengan efektifitas. Efektifitas sendiri bukan bakat, tetapi sesuatu yang bisa dipelajari. Walaupu sesuatu yang bisa dipelajari efektifitas, dengan demikian juga manajemen, bukan sekedar pengetahuan tetapi adalah praktek. Ukuran praktek adalah hasil.

One thought on “Bertemu Drucker di Tanah Abang

  1. Pa budiman, nama saya suhendar. Akhir-akhir ini saya juga sedang mempelajari pemikiran drucker. Ada pada saya buku seperti the esential drucker (inggris), the effective executive (trj), the dailly drucker (trj), clasic drucker (trj)
    Dan beberapa tulisan tentang drucker sebagaimana pa budiman sebutkan.
    Saya ingin memperoleh buku2x tersebt, tapi saya
    Tidak yakin memperolehnya apabila saya pergi ke tukang loakan, kecuali takdir menetukan lain sehingga bisa bertemu drucker.
    Mohon saya dapat berkomunikasi dg pa budiman dan dpt mengcopy buku2x
    Drucker yang ada pada bapak.
    Terimakasih.

    Suhendar: suhendarj@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s