Mengapa Ingin Punya Anak ?

Memiliki anak adalah aktivitas irasional paling indah dari cinta dua anak manusia“. Sebagai komedian, Bill Cosby, secara jenaka mengungkapkan hal itu setelah menelusuri alasan-alasan yang diungkapkan banyak orang mengenai alasan mereka ingin memiliki anak, beserta bantahan berdasarkan fakta-fakta aktual yang dialami oleh banyak orang setelah memiliki anak. Fakta bahwa bayi menyenangkan, bertemu dengan fakta bahwa bayi juga merepotkan. Ada orang yang menginginkan anak untuk menyambung nama-nya (hasrat untuk kekal), tetapi ini juga bertemu dengan kenyataan di mana kadang-kadang orang terlalu malu namanya disandang oleh sang anak (karena prilakunya).

Jadi tidak ada alasan yang rasional, jika ukurannya adalah kalkulasi untung rugi kesenangan, untuk memiliki anak. Tetapi pada kenyataannya, mayoritas manusia menginginkan anak. Banyak orang tua menyuruh anak-anaknya untuk segera menikah, kemudian mengharapkan agar mereka secepatnya diberi momongan. Betapa banyak orang yang begitu mengharap-harap diberi anak. Fakta tentang repotnya mengurus anak, peningnya mendengar rengekan mereka, pusing melihat semua serba berantakan, terusik dengan ketidak-patuhan mereka, tunduk (atau marah) pada tangisan mereka dan semua sisi “merepotkan” mengurus anak; semua itu tidak menghalangi banyak orang yang belum memiliki anak untuk menginginkan sosok seorang anak.

Tidak ada alasan rasional untuk memiliki anak. Memiliki anak bukan keputusan akal. Memiliki anak adalah keputusan hati, rasa. Memiliki anak adalah keputusan eksistensial.

Anak hadir dalam kehidupan kita, kehadirannya saja sudah menggerakkan cinta kita. Kita mencintai mereka, karena keberadaan mereka, karena kehidupan mereka. Hadiah besar dari Tuhan itu adalah hadiah kehidupan unik yang menggerakkan kita untuk selalu mencintainya.


One thought on “Mengapa Ingin Punya Anak ?

  1. Karena setiap manusia perlu untuk mencurahkan cinta… Meskipun seringkali merepotkan, tapi memiliki anak itu sangat membahagiakan, begitupun memiliki istri, banyak ujian yang harus dihadapi bersama, tetap saja membahagiakan..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s